Daftar Isi
ToggleMenepati Janji
Identitas
Penulis : Abu Ahmad Ricki al Malanjiy
Penulisan Pertama : 25 Maret 2026
Revisi : –
Modul Pembelajaran : Modul 7.1.3
Kitab Rujuan Utama : Al Muntakhobat fil Mahfuzhot – Karya Ustadz Umar Abdul Jabbar
Keterangan : Materi ini diajarkan pada jenjang kelas 7 semester 1 di SMPTA Imam Syafi’i Malang, diulang kembali pada kelas 10 Takhoshshush KurmaQu al Malanji
Mahfuzhot
الْوَعْدُ دَيْنٌ
Janji adalah hutang
آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ
Bencana bagi kehormatan diri adalah menyelisihi janji
لَا تَقُولَنَّ إِذَا مَا لَمْ تُرِِدْ – أَنْ تُتِمَّ الْوَعْدَ فِي شَيْءٍ نَعَمْ
Jangan anda berkata (iya) jika tidak ingin menyempurnakan pemenuhan janji dalam suatu hal
حَسَنٌ قَوْلُ نَعَمْ مِنْ بَعْدِ (لَا) – وَقَبِِيحٌ قَوْلُ (لا) بَعْدَ (نَعَمْ)
Ucapan (iya) setelah (tidak) adalah baik, sedangkan ucapan (tidak) setelah (iya) adalah buruk
إِنَّ (لَا) بَعْدَ (نَعَمْ) فَاحِشَةً – فَبِلَا فَابْدَأَ إِذَا خِفْتَ النَّدَمْ
(Tidak) setelah (iya) adalah buruk, maka mulailah berkata (tidak) jika kamu takut menyesal
وَإِذَا قُلْتَ (نَعَمْ) فَاصْبِرْ لَهَا – بِِنَجَازِِ الْوَعْدِ إِنِ الْخُلْفَ ذَمْ
Jika kamu telah berkata (iya), maka bersabarlah menepati janji karena jika engkau ingkari, engkau akan tercela
Makna (الْوَعْدُ دَيْنٌ)
Kata (الْوَعْدُ)
Kata (الْوَعْدُ) adalah bentuk isim mashdar dari kata (وَعَدَ – يَعِدُ) yang bermakna berjanji, berikrar, menjanjikan. Kata (وَعَدَ – يَعِدُ) adalah tsulatsi mujarrod bina’ mitsal wawi. Tashrif kata ini adalah:
وَعَدَ – يَعِدُ – وَعْدًا – فَهُوَ وَاعِدٌ – وَذَاكَ مَوْعُودٌ – عِدْ – لَا تَعِدْ – مَوْعِدٌ2 – مِيعَادٌ
Kesimpulan makna kata ini adalah : Janji. I’rabnya adalah : Mubtada’ marfu’ dan tanda rofa’nya adalah dhommah zhohirah fi akhirihi.
Kata (دَيْنٌ)
Kata (دَيْنٌ) adalah termasuk isim jamid mufrod karena tidak berasal dari turunan kata lainnya. Makna kata ini adalah : hutang, kewajiban. I’rabnya adalah khobarul mubtada’ marfu’ dan tanda rofa’nya adalah dhommah zhohiroh.
Kesimpulan makna (الْوَعْدُ دَيْنٌ)
Janji adalah hutang/kewajiban yang harus ditunaikan.
Penjelasan makna (الْوَعْدُ دَيْنٌ)
Mahfuzhot ini mengajarkan bahwa setiap janji yang kita ucapkan bukan sekadar kata-kata, tetapi merupakan tanggung jawab yang wajib ditunaikan. Seperti hutang: (1) Tidak boleh dilupakan. (2) Harus dibayar. (3) Akan diminta pertanggungjawabannya. Janji juga demikian: (1) Akan “ditagih” oleh orang lain. (2) Akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Pesan Tarbiyah
Jangan mudah berkata “iya”
Jika sudah berjanji, jangan menunda
Jadilah orang yang bisa dipercaya
Orang hebat bukan yang banyak janji, tapi yang menepati janji
Makna (آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ)
Kata (آفَةُ)
Kata (آفَةُ) adalah termasuk isim jamid yang tidak diambil dari yang lain. Makna kata ini adalah epidemi, wabah, penyakit, petaka. I’rab kata ini adalah mubtada’ marfu’ dan tanda rofa’nya adalah dhommah zhohiroh. Mudhof dengan kata setelahnya. Kesimpulan maknanya adalah : suatu kerusakan, petaka, atau bencana
Kata (الْمُرُوءَةِ)
Kata (الْمُرُوءَةِ) adalah bentuk mashdar dari kata (مَرُؤَ – يَمْرُؤُ) yang masuk dalam bab tsulatsi mujarod bina’ mahmuz lam (بَطُؤَ – يَبْطُأُ). Makna kata (مَرُؤَ – يَمْرُؤُ) adalah memiliki kehormatan dan kemuliaan diri. Tashrif kata ini adalah:
مرُؤَ – يَمرُؤ – مُروءةً – فهو مَرِيء
I’rab kata ini adalah mudhof ilaih, majrur dengan kata (آفَةُ) dan tanda jernya adalah kasrah zhohirah. Makna kata ini adalah kehormatan diri
Kata (خُلْفُ)
Kata (خُلْفُ) adalah bentuk mashdar dari kata (خَلَفَ – يَخْلُفُ) yang masuk dalam bab tsulatsi mujarod bina’ shohih (نَصَرَ يَنْصُرُ). Makna kata ini adalah menggantikan, mengangkat, mengikuti, mengambil tempat. Tashrif kata ini adalah:
خَلَفَ – يَخْلُفُ – خُلْفًا – فَهُوَ خَالِفٌ – وَذَاكَ مَخْلُوفٌ – اُخْلُفْ – لَا تَخْلُفْ – مَخْلَفٌ2
I’rab kata ini adalah khobarul mubtada’, marfu’ dan tanda rofa’nya adalah dhommah zhohiroh. Mudhof dari kata setelahnya. Kesimpulan makna kata ini adalah penggingkaran, tidak menepati.
Makna (الْوَعْدِ)
Makna kata ini sudah dibahas sebelumnya, yang mebedakan adalah i’rabnya sebagai mudhof ilaih dari kata (خُلْفُ), majrur dan tanda jernya adalah kasrah zhohiroh.
Kesimpulan makna (آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ)
Petaka bagi kehormatan diri adalah karena mengingkari janji
Penjelasan makna (آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ)
Hal yang membuat kehormatan diri seorang manusia hilang dan menjadikan ia terhina dihadapan manusia adalah dikenal sebagai orang yang suka mengingkari janji. Sebabnya adalah, mengingkari janji adalah termasuk salah satu dari kedustaan, dan tidak ada kehormatan diri bagi orang yang suka berdusta.
Pesan tarbiyah
Jika kamu ingin kehormatan dirimu terjaga dan tidak terhina dihadapan manusia, jangan pernah mengingkari janji.
Penjelasan Mahfuzhot
Penjelasan umum
Mahfuzhot ini mengajarkan kita untuk berhati-hati dengan janji. Janji terlihat mudah diucapkan secara lisan, namun sangat mempengaruhi kehormatan diri dan pertanggung jawaban di akherat kelak. Mudah berjanji dan mudah mengingkari adalah termasuk tanda kemunafikan dan tanda seseorang suka berdusta.
Faidah lebih detail adalah sebagaimana disampaikan oleh ustadz Umar Abdul Jabar tentang bagaimana kita harus belajar mengucapkan tidak daripada iya. Mengucapkan tidak kemudian merubahnya menjadi iya dalam janji lebih ringan dan disukai daripada mengucapkan tidak setelah sebelumnya iya.
Dalil al Qur’an
وَاَوْفُوْا بِالْعَهْدِۖ اِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔوْلًا
penuhilah janji (karena) sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya.
(al Isra’ : 34)
Dalil as Sunnah
آيةُ المُنافِقِ ثَلاثٌ: إذا حَدَّثَ كَذَبَ، وإذا وعَدَ أخلَفَ، وإذا اؤتُمِنَ خانَ
Hadits Abu Hurairah : Tanda orang munafik ada tiga, jika berbicara ia berdusta, jika ia berjanji ia mengingkari, dan jika diberi amanah ia berkhianat.
(Bukhari, Shohih Bukhari (33); Muslim, Shohih Muslim (59))
Kisah Islam
Kisah Rasulullah ﷺ sebelum diangkat jadi Nabi, Diriwayatkan dalam hadits: Seorang sahabat membuat janji bertemu dengan Rasulullah ﷺ di suatu tempat. Namun ia lupa, lalu baru ingat setelah 3 hari. Ketika ia kembali ke tempat tersebut, ternyata Rasulullah ﷺ masih menunggu di sana. Beliau bersabda:
“Wahai pemuda, engkau telah menyusahkanku. Aku menunggumu sejak tiga hari.”
Teks haditsnya:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْحَمْسَاءِ قَالَ: بَايَعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ أَنْ يُبْعَثَ، فَبَقِيَتْ لَهُ بَقِيَّةٌ، فَوَعَدْتُهُ أَنْ آتِيَهُ بِهَا فِي مَكَانِهِ، فَنَسِيتُهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ، ثُمَّ جِئْتُهُ، فَقَالَ: «يَا فَتَى، لَقَدْ شَقَقْتَ عَلَيَّ، أَنَا هَاهُنَا مُنْذُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ»
(Abu Dawud, Sunan Abu Dawud (4996); Di dho’ifkan oleh Syaikh al Albani dan Syaikh Syu’aib al Arnauth)
Soal-Soal Latihan Mandiri
A. HAFALAN & PEMAHAMAN DASAR (10 SOAL)
1. Tuliskan mahfuzhot dalam bab ini dalam bahasa Arab lengkap tanpa kesalahan!
2. Tuliskan terjemahan lengkap dari kedua mahfuzhot tersebut!
3. Tuliskan arti per kata dari: الْوَعْدُ دَيْنٌ
4. Tuliskan arti per kata dari: آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ
5. Sebutkan arti kata berikut: الوعد , دين , آفة , المروءة
6. Jelaskan perbedaan makna: الوعد dan خلف الوعد
7. Apa hubungan antara: الوعد – دين
8. Sebutkan 3 contoh sederhana dari: الْوَعْدُ دَيْنٌ
9. Sebutkan 3 contoh dari: خُلْفُ الْوَعْدِ
10. Tuliskan 1 kesimpulan umum dari semua mahfuzhot!
B. NAHWU & SHOROF (10 SOAL)
11. Identifikasi jenis kata dalam: الْوَعْدُ دَيْنٌ
12. Tentukan mubtada’ dan khabar pada kalimat tersebut!
13. Apa jenis kalimat: الْوَعْدُ دَيْنٌ?
14. Analisis i’rab sederhana: الْوَعْدُ
15. Analisis i’rab: دَيْنٌ
16. Sebutkan bab dan bina’ dari: وَعَدَ – يَعِدُ
17. Tashrifkan secara sederhana: خَلَفَ – يَخْلُفُ
18. Jelaskan i’rab: آفَةُ الْمُرُوءَةِ
19. Apa kedudukan: خُلْفُ الْوَعْدِ dalam kalimat?
20. Apa tanda i’rab pada: الْمُرُوءَةِ dan الْوَعْدِ
C. PEMAHAMAN MAKNA & FAEDAH (10 SOAL)
21. Jelaskan makna: الْوَعْدُ دَيْنٌ
22. Jelaskan makna: آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ
23. Mengapa janji disamakan dengan hutang?
24. Mengapa mengingkari janji merusak kehormatan diri?
25. Sebutkan 3 faedah dari: الْوَعْدُ دَيْنٌ
26. Apa bahaya mengingkari janji menurut materi?
27. Mengapa seseorang harus berhati-hati saat berjanji?
28. Apa hubungan antara kejujuran dan janji?
29. Jelaskan perumpamaan janji sebagai “hutang”!
30. Apa pesan tarbiyah paling penting dari materi ini?
D. DALIL & PENGUATAN (10 SOAL)
31. Tuliskan 1 ayat Al-Qur’an tentang menepati janji!
32. Tuliskan arti ayat tersebut!
33. Jelaskan makna ayat tersebut!
34. Tuliskan hadits tentang tanda orang munafik!
35. Jelaskan makna hadits tersebut!
36. Apa maksud: “إذا وعد أخلف”?
37. Jelaskan hubungan hadits dengan mahfuzhot!
38. Mengapa ingkar janji termasuk sifat munafik?
39. Apa akibat ingkar janji di akhirat?
40. Sebutkan 2 dalil yang menunjukkan pentingnya menepati janji!
E. KISAH ISLAM (5 SOAL)
41. Ceritakan kisah Rasulullah ﷺ menepati janji secara singkat!
42. Berapa lama beliau menunggu dalam kisah tersebut?
43. Apa pelajaran dari sikap Rasulullah tersebut?
44. Sebutkan 3 pelajaran dari kisah tersebut!
45. Apa kaitannya dengan mahfuzhot?
F. APLIKASI KEHIDUPAN (5 SOAL)
46. Sebutkan 5 contoh pengamalan mahfuzhot dalam kehidupan pelajar!
47. Apa akibat jika siswa sering mengingkari janji?
48. Bagaimana cara menjadi siswa yang amanah dalam janji?
49. Apa hubungan kepercayaan dan menepati janji?
50. Sebutkan 3 kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan!
G. PROYEK AMAL & DAKWAH (HOTS)
51. Buat rencana pengamalan mahfuzhot selama 7 hari!
52. Tuliskan jurnal pengamalan (contoh 3 hari)!
53. Tuliskan pengalaman setelah mengamalkan!
54. Bagaimana cara mendakwahkan mahfuzhot ke teman?
55. Buat contoh teks nasihat menggunakan mahfuzhot!
KUNCI JAWABAN
A. HAFALAN & PEMAHAMAN DASAR
1. الْوَعْدُ دَيْنٌ – آفَةُ الْمُرُوءَةِ خُلْفُ الْوَعْدِ
2. Janji adalah hutang, Bencana bagi kehormatan diri adalah mengingkari janji
3. الوعد = janji ; دين = hutang
4. آفة = bencana ; المروءة = kehormatan ; خلف = ingkar ; الوعد = janji
5. الوعد = janji ; دين = hutang ; آفة = bencana ; المروءة = kehormatan
6. الوعد = janji ; خلف الوعد = mengingkari janji
7. Janji = kewajiban seperti hutang
8. (contoh) Janji datang tepat waktu → harus ditepati; Janji belajar → harus dilakukan; Janji membantu → harus dikerjakan
9. Tidak datang saat janji; Tidak mengerjakan tugas; Mengingkari komitmen
10. Janji harus ditepati karena merupakan amanah
B. NAHWU & SHOROF
11.
الوعد = isim
دين = isim
12.
Mubtada’: الوعد
Khabar: دين
13.
Jumlah ismiyyah
14.
Mubtada’, marfu’
15.
Khabar, marfu’
16.
Bab: ضرب يضرب
Bina’: mitsal wawi
17.
خَلَفَ – يَخْلُفُ – خُلْفًا – خَالِف
18.
آفة = mubtada’
المروءة = mudhaf ilaih
19.
Khabar
20.
Kasrah
C. PEMAHAMAN MAKNA
21. Janji adalah kewajiban yang harus ditunaikan
22. Ingkar janji merusak kehormatan
23. Karena sama-sama wajib ditunaikan
24. Karena menunjukkan ketidakjujuran
25. Menjaga amanah, Jujur, Dipercaya
26. Hilang kepercayaan
27. Karena janji akan dipertanggungjawabkan
28. Janji harus jujur
29. Janji seperti hutang yang harus dibayar
30. Jaga janji
D. DALIL
31. QS Al-Isra:34
32. Janji akan dimintai pertanggungjawaban
33. Harus menepati janji
34. إذا وعد أخلف
35. Ingkar janji sifat munafik
36. Jika berjanji, ia mengingkari
37. Sama-sama tentang janji
38. Karena tidak jujur
39. Dihisab dan dipermalukan
40. Al-Isra 34 + hadits
E. KISAH
41. Rasul menunggu janji 3 hari
42. 3 hari
43. Menepati janji
44. Sabar; Amanah; Jujur
45. Contoh nyata
F. APLIKASI
46. Tepat waktu; Menepati janji; Jujur; Disiplin; Amanah
47. Tidak dipercaya
48. Jujur, disiplin
49. Janji → dipercaya
50. Bohong; Ingkar; Menunda
G. PROYEK AMAL
51–55. Jawaban terbuka (disesuaikan siswa)
